note / building-as-thinking
Building as a way of thinking
Kadang aku membuat sesuatu bukan karena sudah punya jawaban, tetapi karena membuat adalah cara untuk menemukan pertanyaannya.
Ada ide yang terlihat sangat masuk akal selama masih berada di kepala.
Kemudian aku membuat versi pertamanya.
Tiba-tiba muncul semua hal yang sebelumnya tidak terlihat: constraint, edge case, orang yang memakai dengan cara berbeda dari bayanganku, biaya maintenance, asumsi yang ternyata salah.
Karena itu aku makin suka melihat building sebagai metode berpikir.
Prototype bukan hanya versi kecil dari produk. Ia adalah cara memaksa sebuah ide bertemu realitas.
Sakala membuat pertanyaan tentang deployment berubah dari “bisakah dibuat lebih mudah?” menjadi pertanyaan yang lebih detail tentang failure feedback, abstraction, dan kebiasaan developer.
Wiji membuat rasa penasaran tentang model kecil berubah menjadi daftar hipotesis yang bisa diuji, dibuang, atau ditulis ulang.
Aku tidak selalu membangun karena sudah tahu jawabannya.
Kadang aku membangun supaya realitas punya kesempatan untuk membantahku.