made / sangkan

Sangkan

An open-source foundry built on returning to fundamentals — understanding the source before reaching for another layer on top of it.

state
evolving
added
themes
fundamentals · craft · open-source · developer-tools · systems

Pertanyaannya

Berapa banyak abstraksi yang cukup? Dan apa yang sebenarnya layak dipahami di bawahnya?

Namanya

Sangkan diambil dari sangkan paraning dumadi — asal dan tujuan segala yang menjadi. Yang aku pinjam bukan ornamennya, melainkan kebiasaannya: kalau ingin mengerti sesuatu, kembalilah dulu ke asalnya.

Bentuknya

Sangkan bukan satu aplikasi, melainkan sebuah foundry open-source: ruang tempat alat-alat dikerjakan dengan cara pandang yang sama. Ekosistemnya sudah berisi Wiji, Dalang, Deras, Cantrik, Gapura, Temu, Purwa, Larik, dan yang lain.

Yang publik dan lengkap ada di sangkan.dev. Halaman ini bukan salinannya — hanya alasan kenapa ia ada.

Yang aku jaga

Memahami sumbernya sebelum menumpuk lapisan di atasnya. Menghormati mesin dan kerajinan yang mengerjakannya. Menolak abstraksi yang tidak punya alasan. Dan membuat alat yang pragmatis: dipakai untuk bekerja, bukan untuk dikagumi.

Keadaannya sekarang

Masih tumbuh, dan sengaja tumbuh pelan. Sebuah foundry diukur dari alat yang benar-benar dipakai, bukan dari banyaknya repositori.